Jenis-Jenis Garis Dalam Desain Grafis

Jenis garis dalam desain grafis – Dalam desain terdapat banyak sekali elemen yang mesti anda ketahui, jika anda membaca tulisan majalah desain sebelumnya tentang elemen-elemen dalam desain grafis maka anda akan menemukan bahwa garis atau line menjadi salah satu elemen penting dalam desain.

Sebuah garis merupakan sebuah unsur desain grafis yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lainnya sehingga bisa berbentuk suatu gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar yang digunakan untuk membangun bentuk atau konstruksi desain.

Garis atau Lines

Contoh Garis via templatesold.com

Berikut ini adalah beberapa jenis garis yang perlu anda ketahui beserta artinya atau maknanya:

Horizontal : Memberi sugesti ketenangan atau hal yang tak bergerak.
Vertikal : Stabilitas, kekuatan atau kemegahan.
Diagional : Tidak stabil, sesuatu yang bergerak atau dinamika.
Lengkung S : Grace, keanggunan.
Zig-zag : Bergairah, semangat, dinamika atau gerak cepat.
Bending up right : Sedih, lesu atau kedukaan.
Diminishing Perspective : Adanya jarak, kejauhan, kerinduan dan sebagainya.
Concentric Arcs : Perluasan, gerakan mengembang, kegembiraan dsb.
Pyramide : Stabil, megah, kuat atau kekuatan yang masif.
Conflicting Diagonal : Peperangan, konflik, kebencian dan kebingungan.
Spiral : Kelahiran atau generative forces.
Rhytmic horizontals : Malas, ketenangan yang menyenangkan.
Upward Swirls : Semangat menyala, berkobar-kobar, hasrat yang tumbuh.
Upward Spray : Pertumbuhan, spontanitas, idealisme.
Inverted Perspective : Keluasan tak terbatas, kebebasan mutlak, pelebaran tak terhalang.
Water Fall : Air terjun, penurunan yang berirama, gaya berat.
Rounded Archs : Lengkung bulat mengesankan kekokohan.
Rhytmic Curves : Lemah gemulai, keriangan.
Gothic Archs : Kepercayaan dan religius.
Radiation Lines : Pemusatan, peletupan atau letusan.

Semoga bisa menambah pengetahuan anda tentang dunia desain

7 Comments

Leave a Comment.