Posisi Indonesia di Ranking Desain Dunia

Posisi Indonesia di Ranking Desain Dunia — Indonesia ternyata masih kurang oke dibidang desain, walaupun indonesai kaya akan seni, namun ternyata belum mendunia, masih sedikit insan desain indonesia yang meraih penghargaan didunia, misal di The World Design Ranking 2014, indonesia belum mampu menunjukan taring nya.

The world design ranking (WDR) adalah catatan dari posisi teratas dari negara berdasarkan partisipasi desainer nya yang paling banyak mendapatkan penghargaan dengan Grade A setiap tahun nya. Tujuan WDR adalah untuk memberikan data yang relavan dan pengetahuan untuk ekonom dan wartawan berkaitan dengan industri desain; dan pada akhirnya berkontribusi terhadap kultur budaya global yang lebih besar berdasarkan advokasi dan desain yang baik.

Skor yang ada sejauh ini merupakan rata-rata peringkat antara tahun 2010 dan 2014 dan telah terlihat perubahan kecil selama setahun terakhir, dengan negara dengan peringkat tertinggi ditahun 2013 yaitu 1) USA – 174 penghargaan; 2) Turkey – 152 pengharggan; 3) Hong Kong – 130 penghargaan; 4) Italia – 101 penghargaan; dan 5) Inggris Raya – 78 penghargaan yang mempertahankan posisi mereka di tahun 2014 ini.

Berikut ini dalah data lengkap peringkat ranking desain dunia untuk tahun 2014

world desain rangking 2014

Keterangan

medal_platinum platinum award mendapat skor (6)

medal_gold a golden award mendapat skor (5)

medal_silver silver award mendapat skor (4)

medal_bronze bronze award mendapat skor (3)

medal_iron A’ award (dilabeli dengan batu) mendapat skor (2)

Indonesia berada di peringkat 70 dengan hanya satu penghargaan platinum dan hanya meraih skor 6

Lihat Selengkapnya ->

Survey WDR pada masing-masing negara berdasarkan kekuatan, kelemahan dan peluang. “Kekuatan Desain” mengkompilasi bidang desain yang paling dominan dan kompetitif bahkan sukses di suatu negara tertentu. Misal nya, seseorang dapat mengetahui apakah Cina mendominasi dalam fashion, furnitur atau desain grafis. “Kelemahan Desain” menguraikan suatu negera fokus/disiplin dibagian mana, sehingga dengan ini dapat lebih mudah memahami mana yang memiliki kebutuhan. Sedangkan “Peluang Desain” adalah pada kategori desain laten yang bisa di eksplorasi lebih lanjut oleh suatu negara, ini menawarkan anggota pers, dan penggemar desain sebagai sarana untuk menemukan lebih detail tentang pengembangan industri kreatif disuatu negara, dan untuk lebih memahami pentingnya sektor desain yang beragam untuk masing-masing. Informasi ini juga dapat dimanfaatkan oleh para pembuat kebijakan untuk menentukan sektor desain/industri yang bisa mendapatkan keuntungan dengan penerimaan dukungan dari pemerintah.

Contoh pemenang

rangking arsitektur dunia 2013

Xian Jiaotong – Universitas Liverpool oleh AEDAS
Mendapat pernghargaan Platinum A’ design award untuk kategori  architecture, building & structure design pada tahun 2013

Baca juga: 9 Bangunan Dengan Bentuk Unik | Aneh | Tidak Biasa

world-design-ranking-2014-bike

Icon e-flyer electric bicycle oleh Jonathan ward & Andrew Davidge
Pemenang Golden Desain Award untuk kategori Venicle, Mobility & Transportation pada tahun 2013

Semoga di tahun 2015 ini desainer Indonesia banyak yang meraih penghargaan agar posisi Indonesia bisa naik, kita doakan.

4 Comments

Leave a Comment.